JAKARTA – Di tengah hiruk-pikuk dunia industri yang serba cepat dan menuntut target tinggi, PT Two Win Indonesia (TWI) tetap teguh memegang prinsip bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan mesin atau keterampilan tangan semata, melainkan juga oleh kekuatan spiritual. Salah satu tradisi yang telah mengakar kuat dan menjadi ciri khas budaya kerja kami adalah ritual doa bersama sebelum memulai aktivitas kerja. Bagi kami, doa bukan sekadar rutinitas kosong, melainkan sebuah pondasi mental yang kokoh untuk menghadapi tantangan hari itu.
Setiap pagi, di seluruh unit operasional TWI—baik di kantor pusat maupun di lokasi pabrik mitra—para karyawan berkumpul dalam formasi barisan yang rapi. Kegiatan dimulai dengan pengarahan singkat (briefing) mengenai target kerja dan isu-isu keselamatan (safety talk), yang kemudian ditutup dengan doa bersama menurut agama dan kepercayaan masing-masing. Momen hening sejenak ini menjadi waktu yang sangat krusial untuk menenangkan pikiran, menyatukan hati, dan memohon perlindungan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dijauhkan dari marabahaya kecelakaan kerja.
Penelitian psikologi industri menunjukkan bahwa karyawan yang memulai hari dengan afirmasi positif atau doa cenderung memiliki tingkat fokus yang lebih tinggi dan tingkat stres yang lebih rendah. Hal ini terbukti nyata di lapangan. Tingkat kecelakaan kerja (zero accident) di unit-unit yang disiplin menjalankan doa pagi terbukti sangat rendah. Karyawan merasa lebih tenang dan "dilindungi", sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih hati-hati dan waspada. Doa menjadi pengingat bawah sadar (subconscious reminder) bahwa ada keluarga yang menanti kepulangan mereka di rumah dengan selamat.
Lebih dari itu, kegiatan ini juga mempererat tali persaudaraan antar karyawan. Dalam lingkaran doa, tidak ada perbedaan jabatan antara atasan dan bawahan, tidak ada sekat suku atau golongan. Semua menundukkan kepala dengan kerendahan hati yang sama sebagai hamba Tuhan. Rasa kebersamaan ini membangun solidaritas tim yang luar biasa solid. Ketika satu orang berdoa untuk keselamatan tim, ia secara tidak langsung sedang menjaga rekannya. Inilah yang kami sebut sebagai "K3 Langit"—keselamatan yang diupayakan tidak hanya melalui helm dan sepatu safety, tetapi juga melalui munajat doa.
Bagi TWI, kesuksesan bisnis yang tidak diberkahi adalah kesia-siaan. Kami ingin setiap rupiah yang dihasilkan oleh perusahaan dan karyawan menjadi rezeki yang halal dan membawa kebaikan (berkah). Oleh karena itu, kami menanamkan nilai-nilai religiusitas yang inklusif—yang menghargai semua keyakinan—sebagai kompas moral dalam bekerja. Karyawan yang takut akan Tuhan pastinya akan bekerja dengan jujur, tidak akan mencuri waktu, dan tidak akan melakukan tindakan indisipliner yang merugikan perusahaan.
Kami mengajak seluruh mitra bisnis dan tenaga kerja Indonesia untuk tidak melupakan aspek spiritualitas di tempat kerja. Mari kita jadikan pekerjaan kita sebagai ladang ibadah. Dengan menyertakan Tuhan dalam setiap langkah operasional, kami yakin PT Two Win Indonesia akan terus melaju pesat, tidak hanya sebagai perusahaan yang untung secara materi, tetapi juga mulia secara nilai. Doa adalah energi tak terlihat yang menggerakkan roda-roda mesin kehidupan kita menuju kesuksesan yang sejati.